Ben Shelton berhasil memastikan tempat di final US Open 2026 setelah mengalahkan rekan senegaranya, Frances Tiafoe, dalam semifinal yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium.
Shelton harus melewati pertandingan yang sangat ketat. Ia kehilangan set pertama dengan skor 4-6, tetapi mampu mengubah jalannya pertandingan dan memenangkan tiga set berikutnya dengan skor 6-3, 6-3, 7-5.
Petenis berusia 23 tahun tersebut tampil agresif sepanjang pertandingan. Servis menjadi salah satu senjata utama Shelton, sementara kemampuannya mempertahankan fokus setelah kehilangan set pembuka menjadi salah satu faktor penting dalam comeback tersebut.
Kemenangan ini juga memiliki arti historis bagi tenis Amerika Serikat. Shelton menjadi petenis putra kulit hitam Amerika pertama yang mencapai final US Open sejak Arthur Ashe pada 1972. Ia juga menjadi petenis putra kulit hitam Amerika pertama yang mencapai final Grand Slam sejak MaliVai Washington pada 1996.
Di partai final, Shelton akan menghadapi unggulan pertama Alexander Zverev. Petenis Jerman tersebut sebelumnya mengalahkan Karen Khachanov dalam tiga set, 6-3, 7-6, 7-6, untuk mengamankan tempat di final.
Pertemuan Shelton dan Zverev akan menjadi tantangan besar bagi petenis Amerika tersebut. Zverev datang sebagai unggulan teratas dan juga merupakan juara Roland Garros 2026, sementara Shelton sedang mengejar gelar Grand Slam pertamanya.
Jika berhasil mengalahkan Zverev, Shelton bukan hanya akan memenangkan Grand Slam pertamanya, tetapi juga mengakhiri penantian panjang Amerika Serikat untuk memiliki juara Grand Slam putra. Terakhir kali petenis putra Amerika memenangkan gelar Grand Slam adalah Andy Roddick di US Open 2003.
Final putra US Open 2026 akan berlangsung pada Minggu, 13 September di Arthur Ashe Stadium.
